Weekly Chart bagi saya merupakan salah satu chart yang cukup penting karena berusaha mengantisipasi pergerakan jangka yang lebih panjang dibanding daily chart. Weekly chart juga menghindari fluktuasi pada daily chart. Tetapi balik lagi seberapa lama trader ingin melakukan investasi ato trading. Saham yang akan di bahas di sini adalah AUTO, ASRI, APLN, AKRA dan ADRO.
Setelah berhasil menguat selama empat minggu berturut-turut, pada minggu kelima saham ini mengalami koreksi. Apabila dilihat, koreksi yang terjadi masih sehat. Dapat dilihat dari volume perdagangan yang ada. Apabila minggu berikutnya saham ini membentuk candle hitam dengan volume yang cukup besar, trader harus waspada dengan memperketat stop loss. Rekomendasi: Hold. Stop Loss < 3825.
ASRI (Alam Sutera Realty Tbk)
ASRI (Alam Sutera Realty Tbk)Sepertinya minggu lalu merupakan momen yang cukup penting bagi pergerakan saham ASRI. Saham ini berhasil mencetak rekor tertinggi baru dengan menembus angka 400. Dengan volume yang cukup tinggi pada perdagangan minggu lalu, saham ini masih memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikan. Didukung lagi dengan pergerakan semua indikator (MACD, RSI dan Stochastic) yang bergerak positif. Rekomendasi: BUY. Stop Loss < 345.
APLN (Agung Podomoro Land Tbk)
APLN (Agung Podomoro Land Tbk)Setelah mengalami periode konsolidasi selama 11 minggu, akhirnya saham APLN berhasil keluar dari area konsolidasinya. Dengan indikator yang terbilang baik dan volume yang cukup tinggi, saham ini sepertinya akan melanjutkan kenaikan selama seminggu ke depan. Rekomendasi: BUY. Stop Loss < 330.
AKRA (AKR Corporindo Tbk)
AKRA (AKR Corporindo Tbk)Setelah berhasil mencetak rekor selama dua minggu berturut-turut, minggu lalu saham ini berhasil mencetak rekor kembali. Yang patut dicermati adalah volume perdagangan cukup tinggi. Hal ini memberikan indikasi bahwa saham ini akan kembali melanjutkan penguatan. Indikator yang sudah cukup tinggi patut di waspadai karena kemungkinan akan terjadi koreksi sejenak sebelum melanjutkan kenaikan. Rekomendasi: Buy on Weakness. Stop Loss < 2200.
ADRO (Adaro Energy Tbk)
ADRO (Adaro Energy Tbk)
No comments:
Post a Comment